Aku kamu dan lukaku

   




Aku Kamu dan Lukaku

Oleh : Amas Mustofa

@amasmustofa

 

Yogyakarta, kota istimewa yang menjadi saksi begitu hebatnya luka yang pernah aku rasakan. Aku masih sering kesini untuk mengenang masalalu, masa dimana dia memberikan luka terdalam dalam kehidupan ini. Mengenang dimana titik balik dari titik terdalam dan terkelam dalam hidupku.

Aku tidak mencintaimu lagi” kata yang paling diingat dari dia, sebagai kata perpisahan hubungan yang sudah berjalan 15 tahun. Brisbane, Tokyo, Bandung, dan Surabaya adalah kota saksi begitu hebatnya hubungan jarak jauh kita, dan akhirnya menyerah di kota Yogyakarta.

Malam itu menelusuri jalan Malioboro dengan keramaian manusia, tetapi aku merasa sepi. Duduk termenung hampa, tidak tahu harus melakukan apa. “Sebegitu mudahnya dia meninggalkan aku” sambil berurai air mata  yang mengalir tanpa henti. Hari itu mungkin jika tersesat lebih dalam, jadi hari terakhir dari kehidupan dunia.

Sekarang merasa bersyukur ternyata telah melewati masa terendah dalam kehidupan. Alhamdulillah ya Allah, ternyata luka terhebat yang pernah aku alami menjadikan aku lebih baik dari sebelumnya.

Mungkin Allah sudah mengatur semua itu, untuk kebaikanku sendiri. Orang yang hadir di kehidupan kita, jika bukan sebagai pendamping hidup, bisa jadi untuk dijadikan pengalaman hidup untuk kita. Kehadiran dia sebelumnya mungkin sebagai bekal untuk mendapatkan yang lebih baik lagi.

Perjalanan kehidupan masa lalu yang tidak sempurna, menjadikan renunganku untuk menjadi lebih baik lagi untuk kehidupan selanjutnya. Apakah aku bisa membuka kembali pintu cinta untuk seseorang? Terkadang aku masih takut membuka kembali pintu ini. Hilang tanpa bertatap muka, hilang tanpa bersapa, dan hilang begitu saja tanpa ada perpisahan, adalah hal yang begitu menyakitkan yang pernah aku rasakan. Ada ketakutan akan terjadi kembali pada kisah cinta yang selanjutnya.

Wahai aku,  aku yang hampir saja ditelan gelapnya malam. Hai, kapan mau bangkit? Lihatlah, cahaya itu. Ya, cahaya yang ada diujung sana. Cepat! Kamu harus bangun! Kamu akan mendapatkan cahaya itu. Senyum kamu harus kembali ada. Cepat! Jemput cahaya itu! “  kata hatiku.

Baiklah, aku mencoba memulai kembali, aku menemukan kamu malaikat cantik yang datang entah lewat mana dengan tiba-tiba, kamu hadir begitu saja dihatiku. Iya aku menemukan cahaya itu disini, hadir kembali di dalam hati. Tetapi aku tidak berani untuk melangkah lebih, kekhwatiran akan kegagalan dalam hubungan berikutnya masih terasa dari cerita luka sebelumnya. Aku takut membuat kamu tidak bahagia. Sekarang yang kulakukan hanya memandangmu dari kejauhan, dan memastikan kamu bahagia. Kamu terlihat saja, sudah cukup bagiku dan membuat energiku penuh.

  “Tolong, jangan berhenti. Jangan ingin hilang sampai tiada lagi. Jangan lelah. Jangan pernah pergi karna merasa hilang dan sendiri. Mungkin itu melelahkan, tapi tidak! Karna itu bukanlah sebuah masalah kan? Hey kau!  Jadilah diri kamu yang memang kamu. Kamu yang memang indah dan unik adanya. Jangan dilebihkan dan jangan dikurangkan. Kamu itu ya kamu. Kamu itu indah dengan cara kamu sendiri. Ada, ada saatnya seseorang yang  jatuh cinta dengan apa yang ada pada diri kamu, jatuh yang membangunkan. Iya, bangun cinta dengan diri kamu yang memang kamu” kutipan indah yang aku baca dari sosial media ini, memberikan aku motivasi untuk bisa lebih baik lagi di masadepan. Lebih baik dari hari sebelumnya, lebih baik lagi dari cerita sebelumnya, dan lebih baik lagi dari kehidupan sebelumnya.

Aku sekarang berpikir lebih sederhana, setelah luka yang pernah aku alami. Dipertemukannya aku, dia, dan kamu dalam kehidupan ini adalah bagian dari ujian dalam perjalanan kehidupan ini. Apakah aku akan jatuh  ataukah aku bisa bertahan untuk melanjutkan kehidupan. Ya Allah, aku berterima kasih telah melaluinya. Terima kasih dipertemukan orang-orang spesial dan menghadirkan malaikat cantik disekitarku. Aku sudah merasa bahagia hari ini. Tidak ada lagi yang harus dikejar. Sekarang menikmati apa yang ada, dan menjalaninya sesuai tulisan cerita yang Engkau takdirkan Ya Allah.

 Memulai kembali sebuah hubungan setelah luka yang dalam, tidak mudah untuk membuka kembali bagi hati ini. Tetapi cinta yang bisa hadir kembali setelah masa lalu yang kelam, hanya campur tangan Tuhan yang bisa membuat ini terjadi. Tentunya hikmah yang terjadi adalah masih ada kesempatan kedua dalam hidup kita untuk bisa membuat kita bisa bahagia.